Tampilkan postingan dengan label wisata gunung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata gunung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Agustus 2010



Jam 4 pagi hari minggu 1 Agustus 2010 pintu rumahku diketuk orang,ternyata siblux telah berdiri di depan pintu,”Ayo jadi enggak acara jelajah wisatanya?”dia bertanya kepadaku.kujawab”jadi tapi aku mo lari kililing kampung dulu untuk pemanasan,tolong teman lainya segera dihubungi.

Sekitar jam 6 kami ber 7 telah bersiap di depan rumahku untuk mengikuti event jelajah wisata yang dli selenggarakan di gunung api purba Nglanggeran,Pathuk Gunung kidul,setelah semua siap kami pun berangkat dari rumah kami di Jambidan Banguntapan menuju ke gunung Nglanggeran.dengan mengendarai sepeda motor.Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam,kamipun sampai di kaki gunung Nglanggeran tempat acara jelajah wisata diselenggarakan,dan ternyata sampai disana telah banyak para peserta lain yang datang terlebih dulu,mereka telah berkumpul di lapangan Karang desa Nglanggeran tempat acara diselenggarakan.



Para peserta jelajah wisata semua memakai pakaian kaos warna hijau tampak memenuhi lapangan karang.sebelum acara dimulai para peserta dihibur dengan acara electon campursari yang menampilkan Dhimas Tedjo serta Edi Laras.Jadi inget mas Tedjo pernah tampil di kampungku
di sini
Tibalah saatnya acara dimulai,bendera start telah dikibarkan oleh Bpk Bupati Gunungkidul, Prof Dr Ir Sumpeno Putro MSc. Laju peserta serempak berwarna hijaupun mulai menggeliat berjalan menyusuri Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba.



Dalam perjalan peserta disuguhi beberapa hiburan tradisional antara lain pentas Kesenian Siteran di Pos 1 (sekitar Gunung Pendhem) Pentas Kesenian Jathilan dari Nglanggeran Wetan di sekitar Kaliwiyu, Pentas Kesenian Rinding Gumbeng diPos 2 (pintu masuk objek wisata /Kalisong), dilanjutkan Pentas Kesenian Jathilan dari Nglanggeran Kulon di Balai Desa Nglanggeran Kulon. Pada Pos 3 dilakukan penandaan pada kupon undian yaitu didepan halaman pak Hartono.



Peserta kembali ke pusat kegiatan di lapangan karang untuk mengambil makan siang diselingi hiburan Kesenian Elektone Kendang dengan bintang tamu Tejo, Dora dan Edy Laras. Lantunan lagu-lagu Jawa dari Dimas Tejo semakin menambah kemeriahan acara jelajah wisata alam gunung Api Purba.
Hal yang paling ditunggu-tunggu adalah pembagian doorprize, satu persatu door-prize dibagikan kepada peserta jelajah, mulai dari yang terkecil dari sponsorship sampai hadiah utama berupa 2 motor suzuki Titan. Semua peserta berharap nama dan nomor kuponnya disebutkan dan dipanggil untuk naik panggung.



Namun bagi mereka saja yang beruntung yang pulang dengan membawa hadiah, baik TV, Radio, HP, Dispenser, Kipas Angin, Uang Tabungan dari BPD, Sepeda Gunung, doorprize dari sponsor…ahh ternyata diantara kami bertuju tidak ada satupun nomor yang tembus..hehe..
Setelah semua doorprize dibagikan dan acara ditutup semua peserta secara tertib menuju kantong-kantong parkir dimana mereka menitipkan kendaraannya dan pulang meninggalkan lokasi kegiatan,



Tapi kami ber 7 tidak langsung pulang melainkan menuju ke Gunung Api Purba dan mendaki gunung tersebut sampai puncak,dan ternyata di Puncak Pemandangan sungguh sangat Indah,serasa kembali hidup di jaman Jurrasic,disini terlihat susunan bebatuan yang besar dan tinggi laksana gedung bertingkat,
Inilah keagungan Tuhan



Link yang berkaitan
http://kalisongku.wordpres.com
http://www.gunungapipurba.com

Senin, 03 Mei 2010

Bukit bintang




Terletak 18 km timur pusat kota yogyakarta,tepaatnya di perbatasan Kec Dlingo bantul dengan kec pathuk Gunungkidul.
Jika anda telah sampai di jalan wonosari,anda dapat menuju kearah timur melewati kecamatan Piyungan Bantul,selanjutnya anda akan bertemu dengan sebuah bukit dengan jalan berkelok-kelok sepanjang kira-kira 7 Km. Sepanjang tanjakan biasanya arus kendaraan ramai lancar, namun jika hari sabtu malam minggu anda harus hati-hati karena biasanya jalur ini akan padat merayap. Hal ini dikarenakan para penglaju/pekerja/siswa/mahasiswa dari kabupaten Gunungkidul biasanya pulang ke Wonosari.

Nah..setelah sampai pada puncak bukit anda sudah memasuki wilayah Kecamatan Patuk, disana anda akan bertemu dengan pertigaan Patuk. Untuk menuju Ke Dlingo anda harus mengambil jalur ke arah Selatan "Ambil kanan/Belok Kanan". Lalu setelah kira-kira 300 meter anda akan bertemu pertigaan lagi, lalu ambil kanan lagi ya, nah setelah itu anda harus mempersiapkan gigi rasio 1 sebagai persiapan. Hal ini perlu diperhatikan karena ada salah satu tanjakan paling tinggi yang biasa disebut "Mbrambang"..banyak terjadi kecelakan mobil dan motor di kawasan ini. Jika anda lolos di tanjakan ini maka dapat di pastikan bahwa anda sudah pasti lolos menghadapi tanjakan-tanjakan lain di kawasan Dlingo.



Kira-kira 1 Km dari tanjakan Brambang ini cobalah berhenti sejenak untuk menghirup udara segar pegunungan. Di puncak bukit ini kalau malam minggu biasa di padati para kaum muda yang lagi asik pacaran. Biasanya bagi mereka yang lagi di madu asmara , mereka menyebut kawasan ini sebagai "BUKIT BINTANG".
Pemandangan Bukit Bintang atau masyarakat lokal biasa menyebutnya dengan Watu Amben Jika Dimalam Hari Panorama Lampu Yogyakarta akan terlihat dengan jelas dan indah. Dari puncak bukit ini kan terlihat jelas kota yogyakarta dan sekitarnya secara menyeluruh. Bahkan anda juga bisa melihat panorama Gunung Merapi jika cuaca cerah. Jika sekiranya anda sudah cukup melepas lelah, anda dapat melanjutkan perjalanan menuju kecamtan dlingo yang tinggal 15 Km lagi. Dijamin tidak melelahkan, karena anda akan selalu di suguhi dengan pemandangan alam perdesaan yang masih rindang akan pohon-pohon dan hutan rakyat yang memang sengaja dilestarikan di kawasan ini.


Kira-kira setelah perjalanan 20 menit dari Bukit Bintag/Watu amben anda akan bertemu dengan perempatan Ringin Terong, tepatnya berada di Desa Terong kecamatan Dlingo. Jika anda lurus keselatan anda akan menuju ke desa Muntuk dan Desa mangunan. Namun jika anda ke barat anda akan menuju Kecamatan Pleret, sedangkan jika anda menuju arah Timur anda akan menuju ibu kota Kecamatan Dlingo disamping juga anda dapat menuju ke Gunungkidul. Pokoknya Menarik dan di jamin ketagihan jika anda memang memiliki karakter pribadi yang suka tantangan dan traveling. Jangan di tunda lagi ya, untuk sekedar berkunjung atau mencari relasi atau bahkan investasi..saya siap mengatarkan anda

Minggu, 02 Mei 2010

Hutan Pinus Sudimoro Bantul


Hutan pinus Dlingo (Hutan sudimoro) berada di jalur Dlingo dan Imogiri. Hutan ini termasuk Kawasan hutan lindung di Kabupaten Bantul berada di RPH Mangunan.
Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, selain tempatnya yang masih asri udara disini sangatlah bersih dan sejuk.
Kami berempat mengendarai kendaraan roda 2 berangkat dari arah Segoroyoso Pleret ke timur,melewati tanjakan terjal cino mati,motor kami hampir tidak kuat melalui tanjakan cino mati di karenakan Tanjakan yg cukup terjal,Namun akhirnya kami bisa sampai atas (Beringin terong).

kami segera menuju jalur arah kiri untuk menuju gunung sudimoro (Puncak hutan Pinus)setelah melalui perjalanan sekitar 2 jam kami sampai di Puncak hutan pinus dengan ketinggian 560 Mdpl,yang ber udara sejuk..

 

Printer Troubleshooting | Canon Printer Manuals Tools | PayPal:The best online payment system | Free Webhosting | Free Domain co.cc | Free Software Download | Upload,Share,Earn $ | karangbendo